🕊️ "DIJUAL": Tanah Makam Untuk Dhuafa. Hidup Susah, Mati Pun Susah?
Di Yogyakarta, kenyataan pahit ini nyata. Ketika wafat tak punya biaya, jenazah dhuafa terancam terlantar hingga berhari-hari.
💔 Kisah Nyata dari Garis Depan Relawan
Bagi kaum dhuafa tanpa ahli waris dan perantau miskin di Yogyakarta, kemiskinan tidak berakhir saat napas terhenti. Relawan di lapangan sering kali harus berpacu dengan waktu dan biaya hanya agar sebuah jenazah bisa kembali ke tanah.
"Paling murah Rp 3,5 juta, pernah sampai Rp 15 juta. Karena terlalu mahal, kami harus cari lokasi lain. Kasihan jenazahnya harus menunggu hampir satu hari baru bisa dimakamkan. Pernah juga kami terpaksa patungan untuk mengantarkan jenazah sampai ke Bengkulu."
— Mas Beni, Koordinator Relawan
"Kadang saat hidup kita sering lupa memikirkan soal kematian, apalagi saat yang meninggal orang-orang dhuafa dan jauh dari keluarganya."
— Pak Rofik, Relawan Ambulance
📍 Solusi Nyata dari LazisQu
LazisQu (Lazis Qur'an) sedang berikhtiar membebaskan lahan pemakaman sekaligus membangun fasilitas perawatan jenazah gratis khusus warga dhuafa.
- Lokasi Lahan: Desa Klurak Kembar, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, DIY.
- Luas Tanah: 915 m² (Dapat menampung sekitar 250 kavling makam).
- Target Program: Pembebasan lahan dan pembangunan fasilitas perawatan jenazah.


🌟 Amalkan Sedekah Jariyah: Investasi Akhirat Anda
Setiap jengkal tanah yang Anda bebaskan akan menjadi tempat peristirahatan terakhir yang layak bagi saudara-saudara dhuafa kita. Selama tanah ini digunakan, pahala Anda akan terus mengalir tanpa putus.
- Nilai Sedekah Tanah Makam: Rp 1.000.000 / m²
- (Anda juga bisa berdonasi secara patungan mulai dari Rp 50.000, Rp 100.000, atau Rp 500.000)
👉 IKUT SEDEKAH TANAH MAKAM SEKARANG
Baca selengkapnya ▾