cropped-LazisQu-1024x496

Cetak Prestasi Gemilang, Audit Perdana Laporan Keuangan LazisQu Langsung Raih Opini WTP

YOGYAKARTA – Lembaga Amil Zakat LazisQu Lazis Qur’an menorehkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan lembaga. Untuk pertama kalinya melakukan audit eksternal, laporan keuangan LazisQu tahun buku 2023 – 2024 langsung berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) melalui proses audit independen.

Capaian pada audit perdana ini menjadi bukti nyata atas keseriusan dan kesiapan LazisQu sejak awal dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Direktur LazisQu Lazis Qur’an, Ustadz Sigit Prasetyo, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian historis ini. Menurutnya, predikat WTP di audit pertama merupakan buah dari komitmen kuat seluruh elemen lembaga dalam menjaga integritas sejak dini.


Langkah Awal Menjaga Amanah Donatur

Sebagai lembaga filantropi Islam yang terus berkembang, LazisQu menjadikan audit eksternal oleh KAP independen ini sebagai tonggak awal akuntabilitas publik. Proses ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban terbuka kepada para pemangku kepentingan (stakeholders), khususnya para donatur yang telah mempercayakan dana kebaikannya.

Ustadz Sigit juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada para donatur atas kepercayaan yang terus diberikan kepada LazisQu.

“Amanah yang dititipkan oleh para donatur adalah kepercayaan yang sangat kami jaga. Melalui hasil audit pertama ini, kami ingin membuktikan bahwa kami berupaya semaksimal mungkin agar setiap rupiah yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai peruntukannya,” tegasnya.

Bertekad Memperkuat Pemberdayaan Umat
Keberhasilan meraih opini WTP di kesempatan pertama tidak membuat LazisQu berpuas diri. Hasil ini justru menjadi standardisasi baru bagi LazisQu untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di setiap lini operasional.

Ke depan, LazisQu bertekad kuat untuk terus memperkokoh sistem akuntabilitas dan tata kelola lembaga yang bersih. Langkah ini diambil demi memberikan kontribusi yang jauh lebih optimal, luas, dan berkelanjutan dalam program-program pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan umat di Indonesia.

Jadilah yang pertama baca berita kami

Baca Juga